Arsip untuk Juli, 2009

Tugas Akhir Pemrograman Visual

Posted in Uncategorized on Juli 6, 2009 by arief354

Setelah lama vacum di blog kini kubuka lagi setelah termotivasi mendapat tugas akhir dari Bp. GEDE DODY SANJAYA, ST.,MM.KOM dalam mata kuliah Permrograman Visual yang mengharuskan meng upload tugas akhirku di my blog… it’s OK itung2 menggali pengetahuanku kembali, ok berikut sedikit uraian ku semoga bisa berhasil …

*Devinisi Pemrograman Visual

I.     MENGENAL VISUAL BASIC

1.1.Mengenal Visual Basic 6.0

Bahasa Basic pada dasarnya adalah bahasa yang mudah dimengerti sehingga pemrograman di dalam bahasa Basic dapat dengan mudah dilakukan meskipun oleh orang yang baru belajar membuat program. Hal ini lebih mudah lagi setelah hadirnya Microsoft Visual Basic, yang dibangun dari ide untuk membuat bahasa yang sederhana dan mudah dalam pembuatan scriptnya (simple scripting language) untuk graphic user interface yang dikembangkan dalam sistem operasi Microsoft Windows. Visual Basic merupakan bahasa pemrograman yang sangat mudah dipelajari, dengan teknik pemrograman visual yang memungkinkan penggunanya untuk berkreasi lebih baik dalam menghasilkan suatu program aplikasi. Ini terlihat dari dasar pembuatan dalam visual basic adalah FORM, dimana pengguna dapat mengatur tampilan form kemudian dijalankan dalam script yang sangat mudah.

Ledakan pemakaian Visual Basic ditandai dengan kemampuan Visual Basic untuk dapat berinteraksi dengan aplikasi lain di dalam sistem operasi Windows dengan komponen ActiveX Control. Dengan komponen ini memungkinkan penguna untuk memanggil dan menggunakan semua model data yang ada di dalam sistem operasi windows. Hal ini juga ditunjang dengan teknik pemrograman di dalam Visual Basic yang mengadopsi dua macam jenis pemrograman yaitu Pemrograman Visual dan Object Oriented Programming (OOP).

Visual Basic 6.0 sebetulnya perkembangan dari versi sebelumnya dengan beberapa penambahan komponen yang sedang tren saat ini, seperti kemampuan pemrograman internet dengan DHTML (Dynamic HyperText Mark Language), dan beberapa penambahan fitur database dan multimedia yang semakin baik. Sampai saat buku ini ditulis bisa dikatakan bahwa Visual Basic 6.0 masih merupakan pilih pertama di dalam membuat program aplikasi yang ada di pasar perangkat lunak nasional. Hal ini disebabkan oleh kemudahan dalam melakukan proses development

dari aplikasi yang dibuat.

1.2. Interface Antar Muka Visual Basic 6.0

Interface antar muka Visual Basic 6.0, berisi menu, toolbar, toolbox, form,

project explorer dan property seperti terlihat pada gambar 1.1. berikut:

1

Pembuatan program aplikasi menggunakan Visual Basic dilakukan dengan membuat tampilan aplikasi pada form, kemudian diberi script program di dalam komponen-komponen yang diperlukan. Form disusun oleh komponen-komponen yang berada di [Toolbox], dan setiap komponen yang dipakai harus diatur propertinya lewat jendela [Property]. Menu pada dasarnya adalah operasional standar di dalam sistem operasi windows, seperti membuat form baru, membuat project baru, membuka project dan menyimpan project. Di samping itu terdapat fasilitas-fasilitas pemakaian visual basic pada menu. Untuk lebih jelasnya Visual Basic menyediakan bantuan yang sangat lengkap dan detail dalam MSDN. Toolbox berisi komponen-komponen yang bisa digunakan oleh suatu project aktif, artinya isi komponen dalam toolbox sangat tergantung pada jenis project yang dibangun. Komponen standar dalam toolbox dapat dilihat pada gambar 1.2 berikut ini :

2

1.3. Konsep Dasar Pemrograman Dalam Visual Basic 6.0

Konsep dasar pemrograman Visual Basic 6.0, adalah pembuatan form dengan mengikuti aturan pemrograman Property, Metode dan Event. Hal ini berarti:

(1) Property: Setiap komponen di dalam pemrograman Visual Basic dapat diatur propertinya sesuai dengan kebutuhan aplikasi. Property yang tidak boleh dilupakan pada setiap komponen adalah “Name”, yang berarti nama variabel (komponen) yang akan digunakan dalam scripting. Properti “Name” ini hanya bisa diatur melalui jendela Property, sedangkan nilai peroperti yang lain bisa diatur melalui script seperti

Command1.Caption=”Play”

Text1.Text=”Visual Basic”

Label1.Visible=False

Timer1.Enable=True

(2) Metode: Bahwa jalannya program dapat diatur sesuai aplikasi dengan menggunakan metode pemrograman yang diatur sebagai aksi dari setiap komponen. Metode inilah tempat untuk mengekpresikan logika pemrograman dari pembuatan suatu prgram aplikasi.

(3) Event: Setiap komponen dapat beraksi melalui event, seperti event click pada command button yang tertulis dalam layar script Command1_Click, atau event Mouse Down pada picture yang tertulis dengan Picture1_MouseDown. Pengaturan event dalam setiap komponen yang akan menjalankan semua metode yang dibuat.

1.4. Membuat Project Baru

Untuk memulai pembuatan program aplikasi di dalam Visual Basic, yang dilakukan adalah membuat project baru. Project adalah sekumpulan form, modul, fungsi, data dan laporan yang digunakan dalam suatu aplikasi. Membuat projrct baru dapat dilakukan dengan memilih menu [File] >> [New Project] atau dengan menekan ikon [new project] pada Toolbar yang terletak di pojok kiri atas. Setelah itu akan muncul konfirmasi untuk jenis project dari program aplikasi yan akan dibuat seperti terlihat pada gambar 1.3. berikut:3Visual Basic 6.0 menyediakan 13 jenis project yang bisa dibuat seperti terlihat pada gambar 1.3 di atas. Ada beberapa project yang biasa digunakan oleh banyak pengguna Visual Basic, antara lain:

(1) Standard EXE: Project standar dalam Visual Basic dengan komponen-komponen standar. Jenis project ini sangat sederhana, tetapi memiliki keunggulan bahwa semua komponennya dapat diakui oleh semua unit komputer dan semua user meskipun bukan administrator. Pada buku ini akan digunakan project Standard EXE ini, sebagai konsep pemrograman visualnya.

(2) ActiveX EXE: Project ini adalah project ActiveX berisi komponen-komponen kemampuan intuk berinteraksi dengan semua aplikasi di sistem operasi windows.

(3) ActiveX DLL: Project ini menghasilkan sebuah aplikasi library yang selanjutnya dapat digunakan oleh semua aplikasi di sistem operasi windows.

(4) ActiveX Control: Project ini menghasilkan komponen-komponen baru untuk aplikasi Visual Basic yang lain

(5) VB Application Wizard: Project ini memandu pengguna untuk membuat aplikasi secara mudah tanpa harus pusing-pusing dengan perintah-perintah pemrograman.

(6) Addin: Project seperti Standard EXE tetapi dengan berbagai macam komponen tambahan yang memungkinkan kebebasan kreasi dari pengguna.

(7) Data project: Project ini melengkapi komponennya dengan komponen-komponen database. Sehingga bisa dikatakan project ini memang disediakan untuk keperluan pembuatan aplikasi database.

(8) DHTML Application: Project ini digunakan untuk membuat aplikasi internet pada sisi client (client side) dengan fungsi-fungsi DHTML.

(9) IIS Application: Project ini menghasilkan apliaksi internet pada sisi server (server side) dengan komponen-komponen CGI (Common Gateway Interface). Selanjutnya pilih Standard EXE dan tekan [Ok]. Lalu muncul tampilan dari Standard Exe seperti pada gambar 1.1. Dengan demikian project sudah siap dibuat. Dalam pembuatan project sebelumnya double click pada form yang terbuat maka adak terlihat jendela tersembunyi (hidden windows) yang berupa jendela untuk pembuatan program atau jendela kode (code windows). Hal ini Dapat dilakukan dengan cara memilih ikon jendela form atau jendela kode yang ada di [Project Explorer]. Hal ini dapat dilihat pada gambar 1.4 dan gambar 1.5

4

5

Pada jendela form, pengguna dalam membangun tampilan dari program aplikasi yang akan dibuat dengan mengatur komponen-komponen baik letak, properti dan eventnya. Untuk mengambil suatu komponen dari [Toolbox] dapat dilakukan dengan click komponen tersebut, kemudian clik atau tarik pada posisi yang benar pada form. Sebagai contoh mengambil label dari Toolbox dapat dilakukan dengan cara seperti gambar 1.6 di bawah ini:

6

 Langkah-langkah mengambil label dari toolbox untuk dipasangkan dalam form adalah sebagai berikut:

(1) Click ikon [Label] pada [ToolBox]

(2) Pindahkan ke posisi dimana label itu akan diletakkan

(3) Clik dan tarik sampai ukurannya benar lalu lepaskan

Catatan: Jangan lupa untuk mengatur property name dari setiap komponen yang digunakan, karena name merupakan identitas obyek yang akan digunakan dalam menulis program.

Langkah berikutnya adalah memberikan teks pada label, misalkan “Hello world”, maka pilihan properti Caption, dan isi dengan Hello world. Hasil tampilan program adalah sebagai berikut:

7

Dan untuk menjalankan program click ikon Run ( ) pada toolbar atau pilih menu [Run] >> [Start], atau dengan tekan tombol [F5]. Sehingga hasil program adalah:8

2          EVENT DAN PROPERTY

2.1. Membuat User Interface

Pemrograman Visual Basic adalah suatu pemrograman visual, dimana pembuatan program dilakukan menggunakan media visual atau sering disebut dengan user-interface. Yang artinya bahwa pembuatan program berdasarkan tampilan yang dihasilkan program, dengan kode-kode program (Script) diletakkan masing-masing komponen.

Contoh 1:

Buat project baru dengan StandartEXE untuk membuat User Interface sederhana dengan melibatkan komponen Label, Textbox dan CommandButton yang ada di Toolbox pada sebelah kiri dari antar muka Visual Basic seperti gambar 2.1 dan gambar 2.2 berikut:

9

Gunakan komponen-komponen seperti pada gambar 2.1 untuk membuat form pada gambar 2.2. berikut:10Untuk mengatur letaknya tinggal menggunakan “drag & drop” dengan mouse. Program ini belum selesai karena masih perlu pengaturan property dan penambahan event pada masing-masing komponen untuk dapat memberikan tampilan yang dapat diterima oleh user dan dapat menjalankan proses.

2.2. Mengatur Property

Property pada tampilan antar muka Visual Basic terletak di sebelah kanan, seperti gambar 2.3 berikut:

 11Contoh 2:

Pada contoh 1 di atas, komponen-komponen yang sudah digunakan adalah Label1, Label 2, Text1, Command1 dan Command2. Atur property masing-masing komponen tersebut sebagai berikut, sehingga menghasilkan tampilan seperti gambar 2.4:

12

13

Masing-masing komponen mempunyai property yang berbeda dan jumlahnya banyak, tetapi ada beberapa property yang sering digunakan pada setiap komponen, antara lain [Caption]. Property yang sering digunakan untuk Form antara lain:

• Name: menyatakan nama obyek form yang sangat berguna untuk memanggil dan menyimpan form.

• Caption: digunakan untuk memberikan title pada form.

• StartUpPosition: digunakan untuk meletakkan form ketika form tersebut dipanggil atau aktif. Ada empat pilihan yaitu: Manual, CenterOwner, CenterScreen, Windows Default,

2.3. Event Dengan Kode Program

Pemrograman visual bersifat event-driver, yang artinya program bekerja berdasarkan event yang terjadi ketika suatu object diberikan aksi misalkan tombol ditekan, option dipilih, atau setelah mengetikkan sesuatu pada text kemudian di tekan [Enter]. Untuk membuat event ini tinggal click pada komponen dari tampilan user interface yang sudah dibuat.

Contoh 3:

Pada tampilan contoh 2, click pada form (bagian kosong yang tidak digunakan komponen-komponen lainnya), maka akan muncul tampilan seperti gambar 5 berikut:

14

Object

Perhatikan gambar 2.5, ketika form di-click maka akan muncul event Load, ini disebabkan event default untuk form adalah load. Dan secara otomatis di bagian kode program sudah disediakan fungsi untuk event load pada form yang tertulis:

Private Sub Form_Load()

End Sub

Di dalam fungsi ini dituliskan kode program. Kode program ini dijalankan ketika form dipanggil. Event ini bisa diganti di bagian [Event], perhatikan bahwa event pada setiap komponen termasuk form jumlahnya banyak, tinggal dipilih sesuai kebutuhan aplikasi.

Contoh 4:

Pada tampilan contoh 2, click pada command1, sehingga muncul event pada bagian kode program sebagai berikut:

Private Sub Command1_Click()

End Sub

Tambahkan program pada kode program ini sehingga menjadi:

Private Sub Command1_Click()

Label2.Caption = Text1.Text

End Sub

Program ini berarti bahwa apa yang diketikkan pada text1 akan ditampilkan pada label2.

Kemudian click pada command2, dan tambahkan kode program sehingga menjadi:

Private Sub Command2_Click()

End

End Sub

Perintah End, berarti program keluar dan selesai.

Simpan form dan project ini dengan cara pilih menu [File] >> [Save Project], beri nama form dengan formLatihan21 dan nama project dengan projectLatihan21. Jalankan dengan menekan ikon Run ( ) pada toolbar. Masukkan nama misalnya “Achmad Arief” pada text1, dan tekan tombol Ok. Hasilnya adalah seperti gambar 2.6 berikut:

15

2.4. Membuat Project Mengatur Property

Contoh 5:

Buat project baru dengan StandardEXE untuk mencoba bermain dengan property dan event lebih jauh lagi. Tambahkan komponen-komponen Label, Text, Frame, OptionButton, CheckBox dan Command. Atur tampilannya seperti gambar 2.7 berikut:

16

Bila menggunakan tampilan di dalam frame, maka frame harus dibuat terlebih dahulu baru komponen-komponen di dalamnya. Atur property setiap komponen seperti tabel 2.2. berikut:

17

Dari pengaturan ini akan dihasilkan tampilan program aplikasi seperti pada gambar 2.8 di bawah ini:

18

Click pada command1, tambahkan kode program sehingga menjadi:

Private Sub Command1_Click()

Label2.Caption = Text1.Text

End Sub

Click pada command2, tambahkan kode program sehingga menjadi:

Private Sub Command2_Click()

End

End Sub

Click pada Option1, tambahkan kode program sehingga menjadi:

Private Sub Option1_Click()

Label2.ForeColor = vbRed

End Sub

Label2.ForeColor adalah properti untuk mengganti warna teks pada label2, dan vbRed adalah warna merah yang sudah disediakan oleh Visual Basic, untuk warna yang lain seperti biru menggunakan vbBlue. Click pada Option2, tambahkan kode program sehingga menjadi:

Private Sub Option2_Click()

Label2.ForeColor = vbBlue

End Sub

Click pada check1, tambahkan kode program sehingga menjadi:

Private Sub Check1_Click()

Label2.FontItalic = Check1.Value

End Sub

Click pada check2, tambahkan kode program sehingga menjadi:

Private Sub Check2_Click()

Label2.FontBold = Check2.Value

End Sub

Label2.FontItalic adalah property untuk mengatur apakah teks pada label2 dibuat miring atau tidak, bila nilainya True maka teks menjadi miring. Label2.FontBold adalah property untuk mengatur apakah teks pada label2 dibuat tebal atau tidak, bila nilainya True maka teks menjadi tebal. Simpan project dengan nama projectLatihan22. Dan jalankan program, masukkan nama Achmad Arief, atur teksnya menjadi merah dan miring seperti gambar 2.9:

19

Contoh 6:

Buat project baru dengan StandardEXE untuk membuat aplikasi yang menggunakan event dan property untuk bermain dengan command button. Tambahkan komponen-komponen Command Button. Atur tampilannya seperti gambar 2.10. berikut:

20

Program ini bertujuan bila ditekan OPEN maka tombol OPEN tidak kelihatan, dan tinggal tombol CLOSE. Bila ditekan CLOSE maka tombol CLOSE tidak kelihatan dan tinggal tombol OPEN. Click pada command1, tambahkan program untuk event click sebagai berikut:

Private Sub Command1_Click()

Command1.Visible = False

Command2.Visible = True

End Sub

Click pada command1, tambahkan program untuk event click sebagai berikut:

Private Sub Command2_Click()

Command2.Visible = False

Command1.Visible = True

End Sub

 

Simpan form dalam formLatihan, dan simpan project dalam projectLatihan.

Itulah sedikit ulasan pemrograman visual, semoga bisa di ambila manfaat dari resume diatas.

  * Perlu diketahui macam pemrograman masih banyak sekali, diantaranya :

 Pemrograman Sistem Operasi

Pemrograman untuk membangun sistem operasi memang relative jarang dilakukan oleh umum. Salah satu pemrograman yang terkenal berhasil membangun sebuah sistem operasi adalah Linus Benedict Torvalds.

Linux dibangun dengan menggunakan bahasa pemrograman C. hal tersebut bisa diketahui karena Linux bersifat open source, sehingga source kodenya bisa dibaca oleh siapapun. Sistem operasi lain yang bersifat proprietary-Windows misalnya-tidak diketahui dengan pasti dibangun dengan bahasa apa walaupun beberapa sumber mengatakan dibangun dengan Assembler.

Bahasa pemrograman C rupanya menjadi favorit untuk membangun sistem operasi. Belakangan muncul sistem operasi baru bernama ReactOS yang juga bersifat open source dan dibangun dengan menggunakan bahasa C.

Keunikan dari ReactOS, dirancang untuk kompatibel dengan Windows. ReactOS memang belum memasuki pasa karena masih dalam tahap pengembangan.

Pemrograman Aplikasi

Bebepara aplikasi yang berjalan di suatu sistem operasi tentu saja dibangun dengan bahasa pemrograman. Aplikasi yang dihasikan bisa bermacam-macam, mulai dari editor teks, image viewer, pemutar VCD, bahkan sampai dengan aplikasi-aplikasi berat semacam aplikasi perkantoran, pengolahan gambar, pengolahan foto, dan masih banyak lagi.

Pemrograman Web

Pemograman web pada dasarnya digunakan ntuk mendisain halaman situs web yang dinamis dan interaktif. Suatu halaman web di bangun dengan menggunakan HTML, perlu digaris bawahi bahwa HTML bukan bahasa pemrograman. HTML hanyalahmelakuakn markup (penandaan) pada suatu teks sehingga akan menghasilkan format tertentu apabila dibaca oleh browser. Sebabnya HTM hanya bersifat statis.

Pemrograman web didesain untuk dapat mengubah-ubah output HTML tersebut sehingga tidak lagi statis melainkan menjadi dinamis. Bahasa pemrograman yang digunakan untuk pemrograman web adalah ASP, PHP, JSP, VBScript, dan Java Script.

Pemrograman Basis Data

Ada dua jenis pemrograman basis data (database). Pertama, menggunakan bahasa pemrograman yang dikombinasikan dengan server basis data. Bahasa pemrograman yang diguanakan, misalnya Java, Visual Basic, Delphi, dan PHP. Server basis data yang digunakan juga bermacam-macam, misalnya SQL Sever, MySQL, dan PostgreSQL. Koneksi yang dilakukan oleh bahasa pemrograman ke server basis data juga tersedia dalam berbagai bentuk. Salah satunya yang paling umum adalah menggunakan ODBC (Open DataBase Connectivity). Ada juga bahasa pemrogaraman yang secara alami mendukung koneksi ke basis data tertentu, isalnya PHP dengan MySQL.

Kedua menggunakan suatu aplikasi yang memang digunakan untuk pemrograman basis data. Bahasa pemrograman yng digunakan adalah Microsoft Access, Foxpro, dan dBase. Sekalipun memiliki bahasa pemrograman tersendiri, aplikasi-aplikasi basis data tersebut umumnya mendukung penggunaan bahasa SQL (Structured Query Language). Ibarat bahasa komunikasi manusi, SQL adalah bahasa Inggris yang diakui sebagai bahasa internasional.

Bahasa SQL mulai dirancang pada tahun 1970 oleh IBM ketika pada tahun yang sama dikembangakan RDBMS (Relation Data Base Management System). Dikembangakan oleh Edgar F. Codd pada sebuah seminar.

Pemrograman Game

Pemrograman Game adalah pemrograman yang paling rumit. Sebuah game harus memiliki konsep cerita yang jelas dan menarik. Pemrograman game harus menggabungakan seluruh pustaka dan API (Applikation Progreming Interface). Bahasa pemrograman yang paling populeh game adalah C++, menyusul di tempat kedua adalah Java dan C. sifat orentasi objek dan compiler dari bahasa-bahasa tersebut mendukung untuk pemrograman game.

Namun bekan berarti bahasa pemrograman lain tidak mendapat tempat. Jika game yang dibuat adalah game sederhana, maka bahasa pemrograman seperti Visual Basic dapat digunakan untuk menciptakan game.

Belakangan muncul sebuah perangakat lunak animasi yang sangat popular, yaitu Adobe Flase (dulu Macromedia Flash). Flash dilengkapi dengan ActionScript, sebuah bahasa pemrograman yang secara spesifik digunakan oleh Flash untuk membangun animasi yang lebih dahsyat.

 

Wah banyak banget ya…. Jadi bingung ni mo mendalami yang mana? coZ keren….keren semua je…?? Semoga bisa jadi tambahan pengetahuan yea

  *  Kesimpulan

Dari uraian diatas dapat kami simpulkan bahwa semua pemrograman baik tergantung daya tangkap kita untuk membelajarinya, So pelajarilah semua jika kita mampu . . .  hehehehe . .

 

  *  Kesan & Pesan Selama Perkuliahan

Kuliah Pemrograman visual butuh perjuangan yg luar biasa, bayangkan di weekend kita dituntut tuntut tuk bangun pagi, belum terhalang aktifitas yg laen. No problem itu semua tuk mendapatkan ilmu semata, yang kelak pasti akan dpt dipergunakan tuk hal2 yg positif. Dan lagi kadang juga kita diberi kesempatan tuk sekedar sarapan pagi dikantin oleh Pak Dody. Thanks Pak atas ilmu serta kebijakan2 yang diberikan pada kami mahasiswa V071.

 

Demikian penyelesaian tugas akhir Achmad Arief – 070010214, semoga berhasil mendapatkan yg terbaik..